Yamaha Deta - Yamaha F1Z R, juga disebut sebagai "FIS R," adalah motor bebek 2-tak yang dibuat oleh Yamaha dari pertengahan tahun 1997 hingga 2004 sebagai penerus dari Yamaha Force 1 yang lebih dulu diperkenalkan pada akhir 1980-an.
Motor ini kemudian disukai anak-anak muda awal tahun 2000an karena kinerjanya yang kuat di kelas 110 cc.
Motor ini dikenal dengan desain bodi yang sporty dan aerodinamis, serta menggunakan sistem pendingin YPCS yang unik pada masa itu.
F1ZR juga dikenal dengan kopling semi otomatis yang disebut "kopling banci" pada generasi awalnya.
Pada tahun 2000, Yamaha melakukan perombakan besar pada F1ZR dengan memperkenalkan kopling manual penuh dan desain yang lebih modern.
Motor ini tetap populer di kalangan penggemar motor bebek 2-tak hingga produksinya dihentikan pada tahun 2004.
Kini, setelah 20 tahun sejak produksinya dihentikan, Yamaha F1Z R tetap menjadi legenda. Selain itu, motor ini sangat dicari oleh kolektor dan pencinta motor 2-tak.
Berikut ini spesifikasi dan harga bekas Yamaha F1Z R.
| DIMENSI | |
|---|---|
| Dimensi PxLxT | 1.870 x 670 x 1.040 mm |
| Jarak Antar Sumbu Roda | 1.190 mm |
| Ketinggian Jok | 750 mm |
| Jarak Terendah ke Tanah | 135 mm |
| Bobot | 95 Kg |
| Kapasitas Tangki BBM | 4, 5 Liter |
| MESIN | |
| Engine | 2-Tak, Air-Cooled YPCS, Silinder Tunggal |
| Bore x Stroke | 52 x 52 mm |
| Kapasitas Silinder | 110,4 cc |
| Sistem Penyuplai BBM | Karburator Mikuni VM20 |
| Rasio Kompresi | 7,1:1 |
| Transmisi | 4-Speed |
| Starter | Kick & Elektrik Starter |
| Max Power | 10, 54 HP @ 7.500 RPM |
| Max Torsi | 10, 7 N.m @ 6.500 RPM |
| RANGKA & KAKI-KAKI | |
| Frame | Tube-Underbone Frame |
| Suspensi Depan | Teleskopik Fork |
| Suspensi Belakang | Dual Shock Absorber |
| Rem Depan | Cakram Hidrolik, Kaliper 2 Piston |
| Rem Belakang | Drum Brake (Tromol) |
| Ban Depan | 2.50 – 17 |
| Ban Belakang | 2.75 – 17 |
Baca juga: Spesifikasi, Sejarah, dan Harga Yamaha Tiara S 120

Dengan jarak antar sumbu roda 1190 mm, Yamaha F1ZR memiliki panjang 1870 mm, lebar 670 mm, dan tinggi 1040 mm.
Ketinggian jok motor adalah 750 mm, dan jarak terendah ke tanah adalah 135 mm.
Postur tubuh orang Indonesia, yang umumnya tidak terlalu tinggi, sangat cocok dengan dimensi motor ini.
Dibandingkan dengan generasi F1Z sebelumnya, desain fairing motor ini sangat modern dan sporty ketika dirilis tahun 1997.
Desain fairing bagian depan motor ini menunjukkan lekukan tegas.
Insinyur Yamaha tampaknya membuat desain fairing yang saling melengkapi, seperti yang ditunjukkan oleh tampilan depan motor ini.
Decal atau stiker motor ini sangat agresif dan mendukung desain tajam fairing motor ini.
Konfigurasi diameter x langkah motor bebek Yamaha F1ZR adalah 52 x 52 mm, dengan mesin 2-tak satu silinder berkapasitas 110,4 cc.
Karburator Mikuni VM20 dengan rasio kompresi 7,1:1 menerima bahan bakar.
Mesin Yamaha F1ZR dengan konfigurasi di atas dapat menghasilkan tenaga maksimum 10,54 daya kuda pada 7.500 RPM dan torsi maksimum 10,7 Nm pada 6.500 RPM melalui sistem transmisi empat percepatan.
Teknologi mesin YPCS (Yamaha Performance Cooling System) adalah yang pertama digunakan pada motor bebek Yamaha F1ZR.
YPCS adalah teknologi pendingin mesin yang menggunakan kipas di sebelah kiri mesin. Kipas menyedot udara dari luar ke dalam mesin untuk menurunkan suhu mesin saat digunakan.
Menurut pengalaman pribadi penulis yang memiliki mobil ini pada tahun 2003, mesin motor ini dapat mencapai topspeed 100 km/jam dengan setingan pabrikan.
Selama bertahun-tahun, pembalap lokal dan nasional telah dipilih oleh dunia Road Race karena potensinya.
Selain itu, blogger otomotif Iwan Banaran melakukan uji Dyno Test untuk membuktikan ketangguhan mesin motor ini.
Dalam Dyno Test, mesin motor F1ZR full-clutch keluaran tahun 2003, yang telah mengalami modifikasi pada knalpot racing dan ukuran spuyer karburator yang diperbesar, dapat mencapai top speed 120 km/jam.
Baca juga: Nostalgia Yamaha Touch Tahun 2000, Harganya Kini Bikin Dompet Bergetar
Industri kaki-kaki motor ini masih sangat lama dan relevan.
Berbeda dengan suspensi depan yang menggunakan tipe teleskopik, suspensi belakang tetap menggunakan dua shockbreaker untuk meredam guncangan saat berkendara.
Untuk roda F1ZR, velg cast wheel 3-spoke Enkei yang legendaris digunakan, dan keduanya dilengkapi dengan ban IRC yang dikompresi dengan halus berukuran 17 inci.
Karena kekuatan dan daya tahannya yang luar biasa, velg Enkei 3-Spoke yang digunakan F1ZR pada tahun 2000an hingga saat ini masih digunakan.
Selain itu, untuk memberikan deselerasi terbaik. Sistem pengereman cakram tersedia untuk roda depan Yamaha, sedangkan sistem pengereman tromol tersedia untuk roda belakang.
Harga Yamaha F1Z R bekas saat ini berkisar antara Rp.8 Juta dan Rp30 Juta, tergantung pada kondisinya dan seri.
Dengan desain stiker standar seperti Putih-Biru, Oranye-Hitam, Merah-Putih, dan Hitam-Abu, harga Yamaha F1ZR adalah 8 juta rupiah.
Namun, decal sticker edisi khusus seperti Marlboro, Ardath, Caltex, dan F1ZR Milenium dapat dijual mulai dari 15 juta hingga 30 juta rupiah.
Semoga apa yang saya tulis dapat membantu Anda lebih memahami motor 2-tak yang legendaris ini.
akarta, 8 Agustus 2026 – Kreativitas anak muda Indonesia memang selalu sukses mencuri perhatian lewat karya-karya indahnya yang memukau, salah satunya adalah dengan ragam modifikasi yang dihadirkan lewat acara Classy Modifest yang resmi berakhir di kota Istimewa, Yogyakarta pada akhir bulan Juni. Dari total ribuan peserta Classy Modifest yang telah diselenggarakan di 5 kota besar Indonesia, terdapat 5 skutik Grand Filano Hybrid juga yang berhasil memikat para juri dan sukses menyabet predikat Best of The Best Modification yang tentu saja merupakan karya-karya terbaik mulai dari segi konsep desain hingga tambahan part modifikasi yang sangat selaras.
Desain dan dimensi Grand Filano Hybrid yang sangat mudah untuk dimodifikasi oleh pengendaranya yang didominasi anak muda ini tentu saja melahirkan beragam tema dan konsep modifikasi yang sukses menyandang gelar tersebut, mulai dari bergaya Urban Rally, Rock and Roll, Racing, Royal Heritage, hingga bertema Kartun Animasi Cilik. Juara Best of The Best ini bukan secara cuma-Cuma atau tanpa alasan diberikan kepada modifikasi tersebut, tetapi modifikasinya dinilai sangat detail, orisinal, dan memiliki eksekusi teknis yang tinggi oleh Juri dan pastinya sebagai bentuk apresiasi Yamaha Indonesia terhadap para pemilik Grand Filano Hybrid modifikasi tersebut.
“Ajang Classy Modifest tahun ini kembali membuktikan bahwa skutik Classy Yamaha selalu dipilih anak muda untuk menjadi sarana berkreasi sesuai dengan gaya dan kesenangannya masing-masing, dan di tahun 2026 aktivitas ini membuktikan bahwa para pengendara Grand Filano Hybrid jupga unya antusiasme sangat tinggi terhadap dunia modifikasi, terlihat lewat ragam modifikasi outstanding dan eye catchy yang dipamerkan di setiap kotanya dan sebagai bentuk apresiasi, Yamaha juga memberikan gelar Best of The Best Modification kepada salah satu Grand Filano Hybrid modifikasi dari masing-masing kota dengan tema modifikasi yang berbeda-beda dan menarik untuk dijadikan inspirasi modifikasi,” ujar Rifki Maulana, Manager Public Relations, YRA, & Community, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM)
Karya milik seorang laki-laki asal Makassar bernama Irmansyah Nurdin ini mengemas konsep rally tapi tetap terlihat simpel dan rapih karena terlihat dari kombinasi block warna merah dan putih yang kontras serta dipadu dengan stripping oranye tipis-tipis di bagian body samping dan tampak depan serta penambahan angka “5” dengan font ala balapan mempertegas konsepnya. Karakternya juga diperkuat berkat velg wheeldop dan knalpot custom berbahan stainless yang membuat area belakang tampak lebih proper.
Garapan Christian Bobby Chandra (@tian_b.c) ini mengusung nuansa rock atau bergaya metal yang kental lewat dominasi warna hitam pada bodi dan identitas aliran musik tersebut terlihat lewat grafis white flame atau dekal api putih di area bodi samping bawah. Sedangkan di bagian depan, terpasang cover lampu berdesain checkerboard hitam-putih dan diselaraskan dengan aksen warna chrome pada velg, suspensi depan, hingga knalpot berwarna putih dan metal yang membuat vibes rocknya semakin terasa.
Berbeda dari jawara dari kota-kota lain, kreator muda asal Pulau Dewata bernama I Kadek Gunawa ini berhasil menyulap livery skutik Grand Filano Hybrid menjadi bertema animasi kartun anak kecil yaitu Donald Duck dengan kombinasi warna cerah biru dan kuning. Akan tetapi, uniknya modifikasi motor ini dikombinasikan dengan ala sporty karena terdapat part modifikasi bergaya balap seperti velg palang berwarna emas, knalpot racing, aksen serat karbon pada area dek kaki hingga cover CVT.
Mengikuti tren modifikasi skutik, pria dari Team Blastoise atau modifikator asal Jawa Tengah bernama Enggarino Diambona ini memodifikasi Grand Filano dengan menggabungkan estetika Japanese Art dengan racing look. Bodi dari skutik dengan julukan Filantoise ini tampil memukau lewat balutan grafis bermotif ombak, bunga sakura, hingga ilustrasi Daruma dan kucing keberuntungan, yaitu Maneki-neko. Konsep tersebutkan dipadukan dengan velg multi-spoke berwarna emas, suspensi belakang, serta sistem pengereman yang sudah diupgrade sehingga aura racingnya semakin kuat.
Pemenang gelar dari Kota Kembang ini memancarkan kemewahan ala Royal Emperor lewat kombinasi yang elegan antara bodi hitam glowing dengan aksen kuning keemasan yang kontras dan tampilannya semakin mewah. Dengan sentuhan pinstriping rumit serta pemilihan font tipografi bergaya klasik yang anggun di beberapa titik bodi memberikan kesan megah dan elegan serta identitas modifikasi ala Mooneyes juga terlihat lewat slogan “Go! With Moon!!” di dek kaki.
Yamaha Grand Filano Hybrid dikenal sebagai skuter matik yang Fashionable dan Functional serta menjadi motor paling irit di kelasnya yaitu mencapai 60,1 km/liter.** Hal itu dikarenakan Yamaha Grand Filano Hybrid hadir dengan desain klasik yang timeless dan elegan, tapi tetap modern karena memiliki beragam fitur canggih seperti sudah menggunakan teknologi Blue Core Hybrid 125 cc yang irit dan powerful, TFT Sub Display pada speedometer. Skutik yang punya beragam warna menarik ini tidak hanya stylish tapi juga praktis karena memiliki fitur Smart Front Refuel sehingga pengisian bahan bakar lebih praktis dan punya kapasitas bagasi terbesar di kelasnya yaitu 27 Liter serta fitur Electric Power Socket dengan USB Type A guna mendukung para pengendaranya bisa tetap online terkoneksi selama berkendara. Grand Filano Hybrid tersedia dalam 2 varian, varian Hybrid Neo yang memiliki 4 pilihan warna kalcer yaitu Prime Gray, Greenish Gray, Pink Mauve, dan Essential White dipasarkan dengan harga Rp 28.665.000* dan varian Hybrid Lux hadir dengan 2 pilihan warna stylish yaitu Royal Iron dan Magma Black yang harganya dibandrol Rp 29.145.000*.
*Harga rekomendasi OTR Jakarta
**Hasil pengujian oleh World Motorcycle Test Cycle (WMTC)
Yamaha Deta - Dealer Motor Terbaik di Indonesia
Call Center : 0813-2345-4688
Jl. Boulevard Artha Gading A7B 8-10, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240
Yamaha Deta - Dealer Motor Terbaik di Indonesia
Call Center : 0813-2345-4688
Jl. Boulevard Artha Gading A7B 8-10, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240